ketika rasa itu tak bisa mengering ..
dari
langkah-langkah yang telah pergi ..
yang pernah
menciptakan mimpi ..
dan telah
meninggalkan mimpi ..
ku berdarah saat
mencoba menerima ..
ku melukis
wajahmu dengan darahku ..
ku menulis apapun
dengan darahku ..
aku membiru mati
didepanmu ..
langkah ku
tertatih bila ku menari ..
ku merangkaki di
kaki bukit buta ..
ku terayun-ayun
di ujung jurang tak berdasar ..
seolah-olah angin
kan mendorongku ..
dan udara telah
berubah ..
menyesakkan
hatiku, tak bisa ku berpura ..
terhancurkan
masaku, tak mampu ku menahan ..
gersangnya itu
menuntun ku kepada sesuatu ..
untuk melupakanmu
..
takkan bisa
terlalui ..
walau semua ku
lalui ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar