Kamis, 10 Juli 2014

Sungguh Membebaniku ..


ketika rasa itu tak bisa mengering ..
dari langkah-langkah yang telah pergi ..
yang pernah menciptakan mimpi ..
dan telah meninggalkan mimpi ..

ku berdarah saat mencoba menerima ..
ku melukis wajahmu dengan darahku ..
ku menulis apapun dengan darahku ..
aku membiru mati didepanmu ..

langkah ku tertatih bila ku menari ..
ku merangkaki di kaki bukit buta ..
ku terayun-ayun di ujung jurang tak berdasar ..
seolah-olah angin kan mendorongku ..

dan udara telah berubah ..
menyesakkan hatiku, tak bisa ku berpura ..
terhancurkan masaku, tak mampu ku menahan ..
gersangnya itu menuntun ku kepada sesuatu ..

untuk melupakanmu ..
takkan bisa terlalui ..
walau semua ku lalui ..

Tidak ada komentar: