" Aku pernah
melihat seorang wanita ..
Dia dan semua
yang pernah ia tuliskan di bukunya ..
Dia yang memenuhi
hatinya dengan khayalan indahnya ..
Dan dia yang
menginginkan hidupnya berbeda dari yang biasa ..
Tapi malam ini
wajahnya berubah ..
Sesuatu datang
dan merusak khayalannya ..
Tentang
kebimbangan ..
Lalu ia pergi
berjalan, keluar dari naungannya ..
Entah kemana,
biarkan, biarkan hati yg membawanya ..
Mencari tempat
bertanya ..
Menemukan
sudut-sudut untuk melegakan ..
Tak jauh disana
..
Daun-daun
mencegahnya terus berjalan ..
Lalu ia pun
bertanya ..
“heiii dedaunan,
mengapa engkau begitu menyejukkan??
Embunmu begitu
syahdu, dingin yang berbeda dari kutub-kutub??”
Daun-daun itu
menjawab ..
“kami memang
menyejukkan, tapi kami tak seindah yang kau lihat, sesungguhkanya kami lemah,
kami jatuh dan terjungkal ketika angin menerpa kami. Kami hanya merayu agar
manusia mencintai kami. Dan kami bukan sesuatu yang tepat untukmu.”
Ia hanya diam,
mendengar, penuh sayu, mencoba mencerna apa yagn tersirat dalam hatinya.
Menghela nafas
pendek, seolah lupa untuk apa ia bernafas.
Dan daun-daun itu
kembali menyapanya,,
“ coba lihat malam ini, apa yang terlihat oleh bola matamu?
Apakah ada
bintang saja?
Ataukah hanya ada
bulan saja?
Ataukah mereka
hilang dari pandanganmu?”
Dan ia diam, hingga
daun-daun itu meneruskan ucapannnya,
“ketika engkau
melihat bintang malam ini, apa yang mencoba kau temukan di sekitarnya?
Ataukah ketika
engkau hanya melihat bulan saja malam ini, apa yg kau coba temukan di
sekitarnya?”
“Tuhan
menciptakan mereka tanpa rayuan, mereka takkan indah tanpa belahan
jiwanya, seseorang yang menanti senja usai, akan mengirimkan kisahnya keatas
malam bersama cahaya mereka yang bercengkrama”
“orang itu akan
menyapa, Selamat malam BIntang… Selamat malam Bulan.. bolehkah aku mencuri
senyummu, untuk ku gantungkan di titik rinduku kepadanya, sebuah rindu tentang
kisah yang di tenggelamkan oleh senja.”
Seketika wanita
itu termangu mendengar cerita daun-daun itu,,
tercetus sebuah
kalimat dari bibir yg bergetar dingin,,
“Aku mencintai
seorang pria..
Aku mencintai
seperti bintang mencintai bulan..
Seperti seseorang
yang setiap senja usai selalu menggantungkan kisahnya pada bintang dan bulan..
Dan akuuuu ….??? ”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar